Entrepreneur Muda Entrepreneur Sukses

Jauhi Asumsi, Jadilah Positive Thinker


agus1Akhirnya… datang juga saat yang dinanti.  Pembagian hadiah Juara Entrepreneur Wanna Be Contest.  Mbak Izar dari DetikBandung memberi informasi bahwa penyerahan hadiah dilakukan di Be Mall, Jl Naripan Bdg, Sabtu malam, 13 juni 2009, tepatnya di stand Telkomsel sebagai sponsor acara ini.

Dengan mantap langkah kaki menuju “TKP”… Acara pun berlangsung santai. Diawali pertunjukan sulap dari “The Master” Telkomsel…  Rupanya Raja Operator Seluler ini sangat pandai beradaptasi dengan situasi terkini. Demam The Master memang tengah menjadi daya tarik penikmat hiburan di negeri ini.

Simsalabim : “Dari Helm Jadi Laptop!” hehe…  ini sebetulnya judul liputan BlogDetik tentang acara seremonial ini.  Anda bisa membacanya di sini.

Sungguh excited… sebuah Laptop Acer Emachines D720 kini berada di genggaman, sebagai penghargaan bagi Juara 1 Entrepreneur Wanna Be Contest.

juara-blog-285

Ada kisah menarik dibalik kebahagiaan ini. Sekira sebulan lalu, sempat terlontar keinginan untuk membeli benda elektronik ini. Namun niat ini urung dilakukan, dengan alasan belum begitu urgent, karena sudah tersedia PC, baik di rumah maupun di tempat kerja. Meskipun secara finansial saya mampu mengeksekusi keinginan ini.

Akhirnya, saya bermimpi : “Mendapatkan Laptop Gratis!” Wah mana bisa? Gimana caranya? Jawabnya : Nggak Tahu!

Yah, waktu itu saya nggak tahu bagaimana caranya. Tapi, saya selalu Berpikir Positif. You Can If You Think You Can. saya yakin otak ini memiliki kekuatan super.  Teringat buku/film The Secret karya Rhonda Byrne, dimana salah satu rahasia orang-orang sukses itu adalah mereka selalu berpikir positif, sehingga melahirkan sebuah Hukum Ketertarikan (Law of Attraction).

Sebut saja Henry Ford, Albert Einstein, Michael Angelo, Thomas A. Edison, Rockefeller. Mereka adalah segelintir orang yang mengetahui dan mempraktekan rahasia besar ini.  Sebuah kekuatan Pikiran.

Ketika kita berpikir tentang sesuatu yang kita inginkan, maka sebuah kekuatan akan berupaya untuk merealisasikan keinginan itu. Yap, Pikiran kita dapat menarik apa yang kita inginkan. Lebih ekstrim lagi,  Pikiran kita “mampu menciptakan takdir” kita. Tentu saja, jika kita lihat dalam kerangka agama, hal ini merupakan implementasi dari “Allah itu sesuai dengan persangkaan hamba-Nya”.

Kembali ke laptooooop…. hehe

Nah, kekuatan pikiran ini saya coba terapkan dan menantikan hasilnya. Ternyata tak lama kemudian muncul pengumuman di milis tangandiatas yang diposting oleh seorang temen, Arie Arvenda. Terima kasih Kang Arie… waah saya harus ngasih apa yah ke kang Arie… hehe… lucunya Kang Arie ini tidak ikut lomba, malah saya yg ikut, dan saya yg dapet Laptop.

Awalnya memang sempat ragu, sempat berasumsi negatif, tapi segera asumsi-asumsi negatif itu dienyahkan… dan mulai menulis… hingga akhirnya berbuah manis…

Satu lagi hikmah dari momen ini adalah seringkali asumsi kita yang negatif tentang sesuatu menjadi penghalang kesuksesan kita. Asumsi akan membuat kita stagnan dari kemajuan. Asumsi membuat kita terjebak pada sebuah sudut pandang sempit. Asumsi akan menghambat kreativitas dan inovasi.

So, Jauhi Asumsi dan Jadilah Positive Thinker….

Salam Sukses

Agus Santoso

Laptop untuk Agus Santoso


agus1Alhamdulillah… Syukur untuk-Mu Ya Allah, begitulah kalimat itu meluncur saat membaca sebuah postingan detikbandung.com bertajuk “Laptop untuk Agus Santoso

Di satu sisi, ini merupakan sebuah surprise yang tak di sangka-sangka, karena tulisan-tulisan yg lain sangat bagus dan inspiratif, seperti di blognya Yangki Imade Suara dan Achmad Zaky Syaifudin.

Di sisi lain, saya telah membuktikan sebuah kekuatan Berpikir Positif, dimana saya memposisikan pada sebuah keyakinan “akan mendapatkan sebuah laptop gratis” dan itu tercapai… sebuah LOA…

Terima kasih kepada blogdetik, detikbandung, dan telkomsel yang telah menyelenggarakan kegiatan “Entrepreneur Wanna Be Blogging Contest” ini, dan terima kasih juga buat temen-temen yang telah memberikan dukungan dengan mengunjungi blog agusajah.blogdetik.com dan memberikan komentar…

Semoga tulisan tersebut bermanfaat dan memberikan inspirasi, khususnya bagi generasi muda yang memiliki passion untuk terjun ke dunia enterpreneur…

Terakhir, semoga momen ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, terus berbagi dan menebarkan Energi POSitif…

Salam Sukses!

IDE WIRAUSAHA : HELM AUDIO


agus1Antusiasme kalangan muda terhadap dunia wirausaha begitu menggejala. Betapa tidak, seminar-seminar bisnis kian marak. Milis dan komunitas bisnis makin berjejal. Begitu pula dengan buku-buku bisnis, seakan antri meraih predikat best seller.

Inikah indikasi kebangkitan ekonomi Indonesia?

Ciputra pernah mengatakan, sebuah negara akan maju jika 2 persen dari penduduknya adalah pengusaha. Indonesia saat ini hanya memiliki 0,18 persen penduduk yang berjiwa entrepreneur. Bandingkan dengan Singapura yang mencapai 7 persen, atau Amerika yang menembus angka 11 persen!

Kaum muda punya peran sentral dalam menentukan masa depan bangsa. Bos Medco Group, Arifin Panigoro dalam sebuah Kuliah Umum Entrepreneur, di Unpad mengatakan, “Pemuda dan mahasiswa memang hanya 25 persen dari populasi, namun mereka adalah 100 persen dari masa depan bangsa kita”.

Tunggu apa lagi, segera ambil keputusan, jadilah seorang entrepreneur. Take Action Miracle Happen, No Action Nothing Happen.

Wah, modalnya dari mana? Nanti kalau gagal dan bangkrut gimana? Bingung nih mau bisnis apa? Gak Punya Ide!

Ungkapan-ungkapan negatif seperti itulah yang biasanya muncul dan menjadi cadas penghalang bagi seseorang untuk memulai usaha. Padahal, peluang usaha teramat banyak, bertebaran dimana-mana. Dan ingat, modal itu tidak melulu berupa cash money.

Justru modal yang paling powerful adalah IDE. Bill Gates, Steve Jobs, Mark Zuckerberg, dll. bisa sukses karena memiliki ide-ide brilian melalui inovasi terus-menerus. Saya yakin, tidak ada ide yang bodoh. Ide yang bodoh hanyalah ide yang tidak diungkapkan.

Nah sekarang saya mencoba berbagi ide wirausaha. Ide ini sebetulnya sederhana, yakni BISNIS HELM AUDIO.

helm-hitamKenapa HELM AUDIO?

Helm merupakan bagian tak terpisahkan dari sepeda motor. Market pengguna motor sangat besar. Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna motor terus meningkat. Data BPS DKI Jakarta menunjukkan pertambahan motor di Jakarta mencapai 1.035 unit per hari (detikFinance, 28/03/2009). Sungguh luar biasa!

Hal ini ditunjang oleh beberapa faktor, diantaranya semakin murahnya downpayment (DP) pembelian motor dan gencarnya penetrasi pasar sepeda motor. Sebagai contoh, Honda memiliki program : 1 Rumah 1 Motor!

Tak heran jika bisnis turunan dari motor, seperti bengkel, aksesoris, dan cuci motor sangat profitable dan sukses menjadi lumbung untuk meraup pundi-pundi rupiah. Bahkan sekarang mucul bisnis turunan baru, yakni Cuci Helm yang mulai menggeliat dan merambah ke daerah-daerah.

Selain itu, faktor regulasi/kebijakan pemerintah juga sangat mendukung. UU Lalu Lintas No. 14 tahun 1992 yang mewajibkan penggunaan helm telah disyahkan sejak 25 Maret 2009 lalu.

Yah, ini peluang! Helm sebagai bagian integral dari motor tak pelak lagi, memiliki pangsa pasar yang menggiurkan. Apalagi, saat ini penggunaan helm telah menjadi lifestyle kalangan muda. Banyak kita jumpai para biker menggunkan helm dengan harga selangit.

Helm termasuk produk kreatif. Dengan sentuhan kreasi dan art, kita bisa memberikan nilai tambah dan mengkatrol harga. Saya sempat terhenyak ketika mendengar ada helm seharga Rp. 4 juta. Lebih terhenyak lagi, dengan helm berbandrol Rp. 12 juta! Padahal helm ini “hanya“ menambahkan airbag (kantong udara) di belakangnya.

Eureka…! Saya pun berteriak ketikan menemukan ide unik ini : Bagaimana kalau helm ini fungsinya ditambah dengan fasilitas audio, menggunakan mp3 player? Hmmm… “It’s a good idea!”

Produk ini akan menjadi solusi tepat bagi orang-orang yang suka mendengarkan lagu-lagu, nasyid, ceramah, alunan ayat suci, atau sejenisnya, ketika dalam perjalanan. Tanpa repot membongkar pasang earphone yang terkadang menyakitkan telinga. Sehingga perjalanan kita menjadi lebih efektif dan bermakna. Cukup menarik bukan?

helmaudioAda beberapa peluang usaha yang bisa kita ambil dari IDE ini, tergantung kebutuhan dan kemampuan kita.

1. Jasa Pemasangan

Peluang ini cocok untuk yang ingin merintis dari awal. Kita hanya menerima jasa pemasangan audio saja. Tidak diperlukan modal banyak. Paling hanya diperlukan untuk penyediaan alat-alat audio (mp3 player, speaker, kabel) dan sewa tempat. Selain itu, diperlukan keterampilan : memilih mp3 player dan jenis speaker yang tepat dan memasangnya dengan posisi senyaman mungkin untuk pengguna. Tarif pemasangan disesuaikan dengan tingkat kesulitan.

2. Produk Modifikasi

Peluang ini membutuhkan modal cukup besar. Diperlukan tempat untuk showroom, stock helm dan perangkat mp3 player. Lakukan modifikasi pada helm-helm yang udah ada, dan kita bisa mendapatkan produk baru : HELM AUDIO!

Jajakan Helm Audio di showroom. Pasang banner atau plang di depan showroom seunik mungkin, eye catching, dan bikin orang penasaran. Terobosan Baru, Helm Audio!

3. Distributor

Nah, kalo sudah ada yang membuat produk modifikasi Helm Audio, kita bisa menjadi distributor. Jadi kita hanya membeli Helm Audio dan menjualnya kembali di gerai kita.

Karena ini produk kreatif, maka kita harus kreatif juga mengemas gerai (sengaja saya sebut “gerai”, dan tidak : “toko”) sehingga berbeda dengan yang lainnya. Bikin unik dan semenarik mungkin.

4. Membangun Pabrik

Ini tantangan yang paling berat. Sebuah mimpi besar : memiliki pabrik besar dengan jumlah karyawan dan kapasitas produksi yang besar pula. Tentunya dibutuhkan modal besar. Tapi, sekali lagi, dengan ide, kita bisa saja memperoleh modal dari pihak lain.

Sebetulnya masih ada peluang lain, yaitu menawarkan ide ini ke produsen helm. Kita bisa mendapatkan royalty fee dari setiap produk yang terjual. Upsss…. tapi itu hak saya kali yah.

Dalam sebuah kesempatan, Bill Gates mengatakan bahwa yang diperlukan oleh sebuah institusi untuk sukses itu adalah inovation centre dan imagination power. So, jangan sungkan untuk melamun/berkhayal yang positif, karena dari sanalah embrio dari penemuan-penemuan besar terlahir.

Asumsi Pendapatan Jasa Pemasangan Helm Audio
(Per Bulan)

Modal Awal : Rp 10.000.000,-

Biaya Operasional : Rp 1.100.000,-
- Sewa Tempat : Rp 1.000.000,-
- Listrik : Rp 100.000,-

Omset : Rp 10.000.000,-

Laba Bersih (60 %) : Rp 6.000.000,-

Salam Sukses

Bandung, 27 Mei 2009

Agus Santoso

Asyiknya Belanja di Be Mall


agus1Siang itu, angin sepoi iringi langkahku menuju tangga gerbang sebuah pusat perbelanjaan mewah di pusat kota Bandung. “Asyik nih, masih hangat suasana launching dan promo”, ujarku dalam hati. Mewah tapi Murah!

Sejak sebelum mall elektronik itu dibuka, namanya sudah begitu familiar di telinga dan lidahku. Kenapa? Karena hampir tiap hari aku selalu lewat sana, saat aku pulang kerja.

Jadi, boleh dikata, sejak peletakan batu pertama gedung itu, aku menjadi salah satu saksi hidupnya.

Be Mall

Be Mall di Jl. Naripan 89 Bandung

Dari lokasi tempatku dulu bekerja bisa ditempuh hanya dengan jalan kaki. Jaraknya paling hanya sekira 300 meter.

Namanya Be Mall.

Yah, Be Mall, sebuah nama yang unik, yang jika sepintas konotasiku langsung tertuju pada seekor hewan cerdas dan multi guna “bee” (lebah). Entah kenapa aku sampai berpikir seperti itu. Eh, tapi kayaknya kalo nggak salah… memang logo Be Mall ada lebahnya kok… Read the rest of this entry »

Workshop II di Be Mall


agus1Bisa bikin website sendiri adalah mimpi saya dari dulu. Sempet nyoba-nyoba belajar front page dan dreamweaver, tapi hasilnya belum berani dihosting (di-upload). Dan kini mimpi itu sedikit demi sedikit mulai ketemu titik terang.
Berawal dari keterlibatan di Komunitas TDA (Tangan di Atas), kami mengadakan sebuah kegiatan workshop OsCommerce. Pak Fauzi, sang Lurah TDA Bandung, bersama Pak Arif dan istri, sang Tutor, berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini.

workshop1

Konsentrasi apa Bengong Yah (hehe..)

Sementara saya mencoba menjembatani mereka sebagai fasilitator antara pihak TDA Bandung dan ICT Centre Be Mall dengan melakukan lobi dan negosiasi tempat.
Akhirnya, terjadi kesepakatan kerja sama antara TDA Bandung dan ICT Centre untuk melakukan serangkaian workshop gratis dan berbayar (murah).
Proposal kami diterima oleh pihak ICT Centre. Bahkan mereka meminta kita untuk mengisi kegiatan workshop selama bulan Mei - Juli 2008. Read the rest of this entry »

Workshop I di Be Mall


agus1Program pelayanan masyarakat (public service) akhir-akhir ini banyak dirilis perusahaan-perusahaan besar dan pemerintah. Salah satunya adalah pendirian ICT Centre di Be Mall Bandung yang disponsori oleh Intel dan Lenovo.

Layanan ICT Center ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran teknologi bagi UKM dan Sektor Pendidikan. Selain itu, lembaga ini juga bertujuan memotivasi para pesertanya untuk terus mengembangkan kemampuan mereka menghadapi kompetisi di era informasi.

Saya tahu info menarik ini dari detik.com. Maklum, bagi saya detik.com telah jadi makanan sehari-hari. Hmmm… “Ada tempat training, fasilitas lengkap, OK, gratis lagi…, Ikutan aahh!”, gumam saya dalam hati.

Read the rest of this entry »

Semangat Never Give Up


agus1Untuk meraih sebuah kesuksesan, memang harus melalui sebuah perjuangan. Entah ringan atau berat, yang pasti perjuangan itu selalu ada. Perjuangan yang Pantang Menyerah, menjadi sebuah keharusan, apabila kita berkeinginan menyongsong kesuksesan

Banyak contoh dari orang-orang besar. Sebut saja, Kolonel Harland Sanders KFC, ia tak pernah menyerah menawarkan resep ayam gorengnya hingga ke 1000 restoran lebih. Ungkapan tolakan dan cacian tak menyurutkannya dari perjuangan meraih kemenangan. Kini, ayam gorengnya telah melanglang hampir ke 80 negara di dunia dengan lebih dari 1 miliar potong terjual tiap tahunnya.

Thomas Alva Edison, tanpa kenal lelah dan pantang menyerah melakukan eksperimen sebanyak 6000 kali untuk membuat sebuah lampu pijar dengan menghabiskan dana 40.000 dollar selama kurang lebih 2 tahun. Kini semua orang di dunia harus berterima kasih pada Edison, karena tanpa usaha dan kerja kerasnya, mungkin dunia masih gelap gulita. Read the rest of this entry »

I Don’t Like Sunday


agus1Hari Minggu ato hari libur biasanya banyak dinanti dan dicari orang. Tapi, tidak bagi saya. Apa pasal? Hari Minggu apalagi hari liburan panjang anak2 kuliah/sekolah sudah terbukti berakibat pada menurunnya tingkat revenue warnet saya. Jika dirata-ratakan, penurunannya mencapai 25 %.

Kondisi ini memaksa saya untuk berpikir dan mencari cara penanggulangan yang tepat.

Tak bisa dipungkiri memang, saat ini sebagian besar pengguna warnet, khususnya di lokasi saya, yang notabene berada di lingkungan kampus, saat-saat libur masih menjadi tantangan cukup berat. Saya tidak mau menyebutnya sebagai ancaman/hambatan, karena masih berusaha mencari solusi yang tepat. Read the rest of this entry »

Kerja Sama DetikBandung


agus1Sekitar dua minggu lalu, saya dapat kiriman email dari Kepala Biro detikbandung.com, Pak Salomo Sihombing. Isinya, penawaran kerja sama antara detikbandung dan warnet saya.

Tentu saja, saya sambut baik penawaran tersebut. Kami pun intens berkomunikasi via email. Dan, akhirnya, kami sepakat bertemu di kantor detikbandung.

Pembicaraan pun mengerucut seputar media online dan internet. Wah, seru juga! Banyak sekali informasi yang saya dapat dari pembicaraan dengan Pak Salomo. Read the rest of this entry »