Semangat Never Give Up
Untuk meraih sebuah kesuksesan, memang harus melalui sebuah perjuangan. Entah ringan atau berat, yang pasti perjuangan itu selalu ada. Perjuangan yang Pantang Menyerah, menjadi sebuah keharusan, apabila kita berkeinginan menyongsong kesuksesan
Banyak contoh dari orang-orang besar. Sebut saja, Kolonel Harland Sanders KFC, ia tak pernah menyerah menawarkan resep ayam gorengnya hingga ke 1000 restoran lebih. Ungkapan tolakan dan cacian tak menyurutkannya dari perjuangan meraih kemenangan. Kini, ayam gorengnya telah melanglang hampir ke 80 negara di dunia dengan lebih dari 1 miliar potong terjual tiap tahunnya.
Thomas Alva Edison, tanpa kenal lelah dan pantang menyerah melakukan eksperimen sebanyak 6000 kali untuk membuat sebuah lampu pijar dengan menghabiskan dana 40.000 dollar selama kurang lebih 2 tahun. Kini semua orang di dunia harus berterima kasih pada Edison, karena tanpa usaha dan kerja kerasnya, mungkin dunia masih gelap gulita.
Jack Welch, sang nahkoda General Electric (GE). Pantang menyerah, membesarkan perusahaanya yang sebelumnya oleng, karena terlalu gemuk, sehingga tidak lincah dan boros. Dengan teriakan, “Fix, Close, Sell!” ia melego (hand over) 200 anak perusahaannya dan mengakuisisi 1.700 perusahaan lainnya. Kini, GE dinilai sebesar setengah triliun dollar dan merk GE dihargai sebesar US $ 48.907 juta. Menjadi salah satu merk termahal di dunia!!
Zaky Juara Lomba Menggambar
Muhammad Yunus, sang peraih Nobel Perdamaian. Pantang menyerah, berjuang menjadi penjamin dengan menawarkan kepada bank-bank agar mengucurkan kredit pada wanita-wanita miskin. Semua bank menolak dan menggeleng. Akhirnya ia terus berjuang, dengan membangun bank sendiri (Grameen Bank). Kini, bank-nya berhasil menangani 46.000 desa di Bangladesh melalui1.200 cabang.
Nah, semangat Pantang Menyerah ini ternyata dimiliki juga oleh anak sulung saya, Zaky. Umurnya baru 8 tahun dan masih duduk di kelas 2 SDN Banjarsari Bandung. Dengan gembiranya, dia mempertunjukkan lukisan dia yang dimuat di Harian Umum Pikiran Rakyat Edisi Minggu.
“Bi, Zaky punya kejutan!”, begitu serunya sambil kemudian memberikan lembaran koran yang berisi nama dan lukisan buah karyanya. Duh… bangganya. Apalagi setelah sehari sebelumnya dia meraih Juara Harapan 2 Lomba Menggambar yang diselenggarakan Yamaha. Sama seperti adiknya, Ihsan yang berhasil menyabet Juara Harapan 2 untuk kategori Lomba Mewarnai.
Saya terenyuh, ketika melihat karya lukisan Zaky dimuat. Kenapa? Karena lukisan itu hanya salah satu dari sekian banyak lukisan yang telah dikirim. Hampir setiap minggu kami kirim selama kurang lebih 6 bulan!! Yah, saya bangga pada semangatnya. Dia memiliki mental juara! Pantang Menyerah, Never Give Up.
Ihsan Ikut Lomba Mewarnai
Jujur, saya sendiri, hampir-hampir merasa kehilangan semangat, ketika setiap kali mengirim lukisan dia ke kantor pos, dalam hati saya sedikit ngedumel, “Kok gak dimuat-dimuat sih. Kasihan Zaky.”
“Ah, barangkali suatu saat nanti Pak Redaksi kasihan juga ngeliat lukisan-lukisan anak saya yang terus-terusan ngirim,” begitu saya menghibur diri.
Tapi anak saya lain, dia malah tetap semangat terussss. Saya bahkan jadi ikut-ikutan semangat lagi, dan menghibur dia, “Iyah A Zaky, kirimin aja terus, nanti juga dimuat!” Pokoknya, sebelum dia tahu lukisannya dikirim, pasti dia tanya terus.
Pernah suatu malam, dia menyelesaikan pekerjaan menggambarnya, hingga cukup larut (jam 11 malam). Istri saya sudah berkali-kali memperingati dia untuk menunda pekerjaannya hingga besok, tapi dia bersikeras menolak. Mungkin dia merasa tanggung, dan punya keinginan kuat untuk menyelesaikannya.
Dan akhirnya memang betul. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Dengan bangga dia memperlihatkan korannya pada saya, ibunya, adiknya, gurunya dan teman-temannya.


April 27th, 2008 at 6:52 pm
Wah, two thumbs up buat Mas Agus…
*agus:
makasih atas motivasi Mas Johan
April 28th, 2008 at 9:52 am
Tulisan yg sangat inspiratif. Txs
*agus:
mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi buat para pembacanya
April 28th, 2008 at 11:05 am
Halo Mas Agus, apa kabar? Wah..rumahnya semakin banyak nih, di dunia maya.
Saya sebenarnya juga punya blog di blogdetik.com ini, tapi saat itu karena lambat banget aksesnya…sehingga saya lupakan, dan benar-benar lupa nih, ID dan password saya dulu.. :((
Ok, salut dan selalu sukses buat Anda, Mas Agus.
Salam Luar Biasa Prima!
*agus:
Wah…! energi Pak Nano ini memang Ruuarrr Biasa Prima! Makasih udah berkenan mampir ke rumah saya yg kedua ini…